Rabu, 05 Februari 2014

.....

Kakak... aku membayangkan kalau kita akan berbahagia suatu hari nanti, dengan beberapa anak.. dalam rumah kita yang sederhana.

Aku membayangkan tanganmu yang selalu kucium setiap hari, membayangkan bahwa kita bersama setelah begitu lama kita saling menunggu.

Kakak, izinkan aku menangis hari ini. Sebab aku belum juga menemukanmu sebagai tempat berkeluh kesah, sebagai tempat berlindung.

Kakak, izinkan aku menghela nafas sejenak.. aku lelah menantimu, Kakak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar