Kamis, 23 Januari 2014

Apa itu 'Cantik'????

Mungkin cantik itu benar - benar stereotype.

Ketika saya berada di kalangan 'anak masjid', maka tahukah kamu bagaimana cantik menurut mereka?
Cantik itu yang jilbabnya baik, yang tutur katanya lembut, yang sholatnya rajin, yang suka menghapal alquran, yang menjaga jarak dengan laki - laki.



Lalu saya lihat di TV, cantik menurut industri hiburan adalah dada yang besar, dengan rok berbelahan lebar, tubuh yang sintal dengan lipstik merah dan baju yang terbuka, tinggi semampai berambut panjang.




Kemudian saya menoleh ke kaum jurnalis,
Cantik bagi kaum intelektual adalah perempuan - perempuan cerdas, punya wajah manis dan tegas ketika berargumen, punya aura pemimpin yang kuat, punya prinsip dan pengetahuan yang luas.

Lalu saya kembali pada keluarga.
Tahukah kamu, bagaimana cantik menurut Ibu?
Yang cantik adalah kelima anaknya.
Walaupun banyak orang suka membanding - bandingkan fisik masing - masing dari kami.



Tapi tahukah? kata Ayah, cantik itu adalah perempuan yang baik, yang patuh pada nasihat orangtua, yang mampu meringankan beban keluarga, yang tidak mengenakan pakaian terbuka.

Kisah : suatu hari pada 4 Ramadhan 4 tahun yang lalu, Allah menegur saya dengan menggosokkan wajah saya ke aspal. Saya terjatuh dari motor, Allah buat wajah saya penuh luka, Allah buat wajah saya dijahit dengan banyak jahitan. Namun yang aneh adalah.. tidak ada bagian tubuh saya yang luka, hanya wajah saya saja. Hanya wajah.

Kamu tahu apa? Saya percaya kalau itu semua adalah teguran.

Karena saya tidak pernah mau mensyukuri segala nikmat-Nya. saya selalu mengeluh tentang jerawat, saya selalu mengeluh karena laki - laki yang saya suka, lebih menyukai perempuan yg lebih cantik. 

Saya mengeluh tentang hidung saya yang kurang mancung, mata saya yang kurang indah, alis saya yang tidak berbentuk,..

Kamu tahu apa? saya percaya kalau itu terjadi atas cinta Allah pada saya. Allah ingin saya sadar, kalo cantik bukan tentang fisik semata, cantik bukan segala - galanya.

Tahukah kamu? sejak hari itu.. saya tidak akan mau peduli dengan anggapan laki - laki, saya tidak akan pernah peduli dengan anggapan orang - orang yang mengganggap saya jelek dibandingkan saudara saya yang lain, saya tidak mau peduli sekalipun tidak ada laki - laki yang menyukai saya, atau sekalipun tidak ada laki - laki yang memuji saya cantik.

Kamu tahu apa? karena saya percaya Allah lebih mencintai saya ketimbang mereka yang mengukur segala dengan 'cantik atau tidak cantik'.

Karena saya tahu saya harus bersyukur dengan tubuh yang sehat, dengan mata yang bisa melihat, dengan mulut yang bisa bersuara, dengan kulit yang bisa merasa.

Lalu apakah cantik itu????? Tidak ada ukuran yang jelas. 



Yang kita butuhkan cuma bersyukur, maka segalanya akan baik - baik saja.



Sungguh, setelah kejadian itu saya merasa bahwa cantik menurut manusia itu tidak lagi penting. Bersyukur lebih baik.

Atau kamu merasa perlu ditegur Allah dulu? Baru mau bersyukur?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar