Dan malam ini saya menyaksikan
lagi kegalauan adik saya yang masih saja mengingat mantan kekasihnya meski
mereka sudah lama putus.
Galau...lagi lagi dia galau.
Saya
tau ada banyak harapan yang tidak pernah tersampaikan, yang pada akhirnya
mewujud jadi sebuah kegalauan.
Saya pun sebenarnya juga begitu..
Masih
saja mengingat – ingat orang lama yang sempat mampir dalam hidup saya, meski
hadirnya cuma sebentar.
Nyatanya Dia cukup membekas di ingatan saya.
Tapi saya toh tidak boleh terlalu
banyak menaruh harapan.
Saya tidak boleh terlalu mendramatisir
kegalauan.
Sebab seperti semestinya saya
sadar, statusnya adalah jurang pemisah yang membuat saya tidak mampu untuk
terus bersama dia.
Besok..hitungan satu tahun dalam
kalender ingatan saya.
Hari dimana saya akan melakukan perjalanan lagi,
ketempat yang sama.
Seperti yang pernah saya lakukan bersama dia di tahun lalu.
Tahun ini, saya akan pergi ke
tempat itu lagi.
Sekaligus untuk mengingat kembali potongan –
potongan kenangan yang dulu sempat ada dan terjadi di sana, meski kini sudah selesai..
Saya juga ingin mengembalikan
bunga..
yang dulu sempat saya curi darinya, dari tempat itu juga.
Bunga yang terus saya simpan
hingga ia layu dan kecoklatan.
Mungkin sepatutnya rasa saya pun
seperti bunga itu..
Saya harus membuat rasa saya layu
dan mati dengan sendirinya, barulah kemudian saya bisa membuangnya jauh – jauh.
Untuk menemukan rasa yang baru
lagi,
dengan orang yang lain lagi, lain kali.
Semangat Move on!!! Buang galau
jauh jauh !!! ^_^v

Tidak ada komentar:
Posting Komentar