Dan siang tadi, lagi – lagi saya
bermimpi tentang dia...
Ckckckck...Betapa hebatnya dia,
sampai masuk ke alam bawah sadar saya.
Bermimpi tentang dia membuat saya
seperti tidak mau lagi untuk bangun.
Di mimpi saya, saya dan dia
sedang dalam sebuah perjalanan ke suatu tempat. Pada momen itu, dia menyatakan
perasaannya pada saya. Saya bingung, bukankah dia sudah punya seseorang?
Saya pun menanyakan itu padanya.
Lalu dia bilang bahwa dia akan memutuskan pacarnya jika saya mau menerimanya.
Dalam mimpi pun perasaan saya jadi
hangat sekali. Rasanya bahagia..
Dia baru akan menggenggam tangan
saya ketika tiba – tiba saya terbangun.
Betapa bencinya saya ketika saya menyadari
kalau semua itu Cuma mimpi..
Yah...Bagaimanapun juga, saya
harus mengaku kalau masih banyak rasa yang saya tinggalkan untuknya.
Saya masih sulit untuk menerima
orang lain selain dia sekalipun saya sudah sangat mencoba untuk itu.
Ah...
Andai saja waktu itu dia memilih
saya,
Seandainya saya lebih berharga
baginya ketimbang gadis itu...
Seandainya amor selalu berpihak
pada saya,
Seandainya kisah cinta saya bisa
seindah orang – orang...
Atau setidaknya, biarkanlah saja saya memilikinya, sekedar dalam mimpi pun
tak apa.
^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar