Ukhti, kamu keren sekali!! >.<
Aku ingat sekali... dulu, aku
selalu memandang rendah perempuan – perempuan yang mengenakan jilbab lebar.
Jilbab lebar yang bahkan ketika ia berjalan, maka jilbab tersebut akan tampak
berkibar – kibar seperti bendera ‘tujuh belasan’. Belum lagi kaus kaki tebal
yang biasa mereka kenakan, tidak lupa baju serta rok yang juga terlihat ‘kebesaran’.
Dulu... yang terlintas dikepalaku
adalah ‘betapa tidak gaulnya mereka, betapa kolotnya orang – orang itu.. Tuhan
toh melihat hati seseorang, bukan sekedar pakaiannya. Walaupun jilbab mereka
lebar, kalau busuk ya busuk saja!’
Duh... entah mengapa hati ini
suka sekali berburuk sangka. L
Ah ya.. aku ingat hari itu.
Jumat, 13 januari 2012. Ketika langit sore tampak lebih kuning dari biasanya,
ketika angin seakan berhenti bergerak, ketika waktu seakan berhenti.. aku
termenung sendiri.
Menatap langit yang kuning
tadi dan tiba – tiba berpikir..
“ Akan berapa lama umurku? Apa
yang mau kulakukan dalam hidup? Haruskah aku terus seperti ini? Menjadi pembangkang?
Mengingkari kebenaran Tuhan? Berkilah padahal sudah jelas salah?”
Siapa yang mengira.. sore itu
Allah hapuskan awan hitam yang melingkupi hatiku. Ia berikan cahaya ke dalamnya..
Dia berikan aku pemahaman – pemahaman baru. Bahwa jilbab itu adalah pakaian
kebesaran muslimah. Islam memuliakan perempuan sehingga menuntut mereka untuk
menutupi apa – apa yang memang tidak seharusnya tampak bagi lelaki yang bukan
muhrimnya. Allah wajibkan perempuan muslim untuk berjilbab, agar terjaga
kiranya ia dari hal – hal yang bisa merusak dirinya.
Maka sejak hari itu.. seiring
waktu, pandanganku terhadap para ‘ukhti’ pun mulai berubah.
Bahkan hari ini... aku merasakan
iri yang sangat amat melihat mereka begitu bangga dengan jilbab lebar yang
mereka kenakan.
Betapa beraninya
mereka..menentang arus ke-gaul-an dunia...demi menjalankan perintah Tuhan
secara benar.
Ya... itulah jilbab yang benar..
yang tidak menampakkan sedikitpun lekuk tubuh, menutupi seluruh badan kecuali
wajah dan telapak tangan, menutupi hingga dada.. dan tidak transparan.
Lihat saja jilbabku sendiri..
pas-pasan. L
Tidak ada komentar:
Posting Komentar