Jumat, 08 November 2013

Tambal Ban

Hubungan itu...

bisa saja dianalogikan seperti sebuah kendaraan yang menempuh perjalanan jauh.


Ada kalanya dia butuh berhenti untuk mengisi angin pada ban, atau menambal ban yang bocor.

Ada kalanya, hubungan yang jenuh membutuhkan 'pelarian' sebelum sampai pada tujuan.


Pelarian memang tidak-harus-selalu digunakan sebagai 'alat' penghilang bosan, tapi mungkin kadang-kadang dibutuhkan oleh beberapa 'kendaraan' yang tidak kuat berjalan tanpa berhenti sama sekali.

Seperti artinya 'Tambal'... pelarian adalah tempat untuk sedikit menutupi rasa bosan, atau mungkin juga sedikit mengurangi rasa sakit.


Yah... pilihan kita, apakah mau selalu jadi tempat tambal ban, atau lebih ingin menjadi tujuan akhir yang ditempuh kendaraan.


Bagi yang masih jadi tempat 'tambal ban', ada baiknya banyak - banyak bersabar..

Boleh juga sambil berdoa semoga kendaraannya malah rusak di tempat kamu, dan gak pernah lagi ngelanjutin jalan.


Siapa tahu?  :)



"Selalu ada 'Tambal Ban' dipinggir jalan,
Selalu ada 'Pelarian' bagi yang agak Bosan Pacaran.

Pertanyaannya: Kamu tempat 'Tambal Ban' atau 'Tujuan'????"



Tidak ada komentar:

Posting Komentar