Kita hanyalah jiwa – jiwa yang terjebak dalam kungkungan
budaya,
Adalah bagaimana cara kita memantaskan diri dengan cermin
yang dibuat muka – muka dunia
Bukan hal mutlak tentu saja, namun menjadi penting.
Lalu, apa bagimu kita sepadan?
Lalu, berapa tangan yang kamu genggam?
Aku,
Kamu,
Apa?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar