Rabu, 07 Agustus 2013

Je t'aime, Paris

Tersesat dalam pemahaman diri sendiri.
Tersesat dalam keinginan yang terlalu banyak.
Pagi ini, aku berkhayal lagi tentang impianku untuk menikmati musim gugur di Paris. Pagi ini juga aku kembali ingat tentang umur yang selalu bertambah di tiap detik, tentang skripsi yang sudah membayang di depan mata, tentang pekerjaan apa yang mungkin kulakukan setelah aku lulus nanti?

Masa depan tampak semakin dekat. Apa aku sudah siap bertarung dengan orang – orang yang lebih kuat?

Belum lagi hati yang sekarang sudah semakin kotor. Terlalu banyak berpikir negatif, terlalu banyak berpikir buruk tentang orang lain.. dan segalanya kemudian membuatku menjadi tidak nyaman.

Semuanya terasa tidak lagi ‘pas’.. ada hal – hal yang dirasa semakin membosankan dan memuakkan, namun tetap harus dijalani.

Fiuh.. di waktu yang terus berjalan ini.. aku masih saja mencari – cari, tentang segala sesuatu.
Tentang masa depanku, jodohku,..

Hanya satu hal yang tidak pernah berubah dalam hidupku,
Hanya impian – impian itu. Yang masih tetap sama.. dan masih terus diperjuangkan pencapaiannya.

Doakan aku ya.. entah bagaimana caranya agar aku bisa menulis sambil menikmati suasana Paris. Entah bagaimana caranya nanti.. entah harus berapa rupiah yang mesti ku kumpulkan... aku, ingin itu.








Menulis novelku di Paris. Berkeliling menikmati susana kota.. 



sekalipun ketika aku datang nanti, mungkin Paris akan semakin padat, tapi siapa yang peduli?



Tidak ada komentar:

Posting Komentar