Sabtu, 01 Juni 2013

Mati

Apa kita punya pilihan? Aku aku sempat punya pilihan? Tidak. Sejauh ini, pilihan untuk memiliki cahaya yang kudamba tidak pernah ada. Yang nyata hanyalah pilihan untuk menjauh dari cahaya.. lalu pergi menyusuri lorong gelap. Berusaha mencari cahaya baru yang lebih mampu menerangiku. Apa aku sempat punya pilihan? Tidak. Yang harus kulakukan lagi dan lagi hanyalah pergi. Sejauh – jauhnya..kemudian pura – pura tidak mengenal. Selalu seperti itu bukan? Kali ini juga.. Pergi sejauh – jauhnya. Tanpa pernah dia tahu, bahwa hal yang kunyatakan itu sudah sekian lama ada.. Bukan hal yang baru sehari dua hari ini nyata. Apa aku sempat punya pilihan untuk memiliki? Tidak. Aku hanya punya pilihan untuk pergi.. Menghilang, lalu mati. Tanpa meninggalkan jejak. Tanpa pernah terlihat. Berakhir, Selesai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar