Selasa, 04 Juni 2013

Istimewa

Setiap orang.. punya cara yang berbeda – beda, untuk menjadi istimewa. Yah.. sejauh ini keindahan fisik menjadi tolak ukur keistimewaan yang utama. Makanya.. setiap orang berlomba – lomba mengindahkan diri, supaya terlihat ‘lebih’ dibanding yang lain. Lalu apa? tentu saja, seiring waktu keindahan fisik itu akan memudar dan tidak akan abadi selamanya. Dan ketika keindahan itu sudah menghilang.. jika satu – satunya keindahan fisik saja yang kita punya, mau jadi apa ketika sudah tua? Mencari orang yang bisa menerima ‘keindahan’ kita saja, tentu bukan pilihan bijak. Aku percaya, orang yang terpikat oleh kamu karena keindahan fisik kamu saja.. suatu hari akan meninggalkan kamu dan pergi ke orang lain yang lebih indah lagi. Lalu apa? jika sudah begitu kita bisa apa? Tidak perlu munafik dengan bilang kalau fisik itu tidak penting. Aku ingat kata – kata Dedy Corbuze dalam talk show ‘Hitam Putih’ nya: ‘ Jika anda tidak melihat fisik seseorang, lalu apa yang anda lihat saat pertama kali bertemu?’ Tentu saja hal itu benar! Fisik itu penting. Namun.. jangan pernah sekalipun melupakan keistimewaa karakter. Aku punya cerita tentang seorang teman laki – laki ku. Beberapa minggu yang lalu, dia baru saja putus dari pacarnya. Ketika kutanya.. apa penyebab mereka putus. Kamu tahu apa jawabannya? ‘Dia selingkuh sama temen gue.. padahal tu cowok gak ada cakep – cakepnya dibanding gue!!!,’ Kemudian menggalau-lah ia setiap malam. Bagaimana tidak.. kalau kulihat – lihat, keduanya memang tampak begitu serasi. Si perempuan sangat cantik ( menurut pandanganku, perempuan ini mirip Vina Candrawati si pelukis pasir IMB, :D). Sedangkan teman laki - lakiku yang satu itu juga tampan dan sangat Fashionable. So.. dimana letak kekurangan mereka? Entahlah.. aku tidak bisa menerka – nerka lebih jauh. Hanya saja, menurut analisis dari luar ( seperti yang biasa kulakukan ) : Bahwa pesona keindahan fisik nyatanya tidak bisa bertahan terlalu lama. Mungkin bisa sekitar beberapa bulan di awal – awal hubungan. Lalu setelah itu.. kita tentu terlalu terbiasa dengan wajahnya, suaranya, gerak tubuhnya. Semua tidak akan menyilaukan lagi bukan? Setelah kilau pesona itu menjadi biasa.. karakter pribadi pasti muncul dan mendominasi pola hubungan. Dan.. dalam kasus teman laki – lakiku yang satu itu, kupikir... si perempuannya ( katakanlah X pacar )itu sudah terlanjur terpesona oleh karakter yang lain. Keistimewaan karakter sosok yang lain, yang berbeda.. yang mungkin lebih bisa ia terima dalam hidupnya. Atau.. dengan kata lain ; lebih bisa membaur dengan hidupnya dan segala aktivitas sosial yang dia punya. Jadi.. kesimpulan dari posting kali ini : ada banyak keistimewaan lain yang ada dalam diri masing – masing orang. Yang perlu kita lakukan? Menemukan keistimewaan itu.. :D Fisik.. memang memunculkan pesona yang paling kuat sepanjang masa, membuat orang betah berlama – lama memandangnya. namun karakter jelas lebih abadi, membuat orang mau.. menghabiskan hidup lebih lama bersamanya. :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar