Kamis, 11 April 2013

HBD


Seseorang lahir hari ini, dua puluh tahun yang lalu.

Aku tidak berniat mengucapkan selamat atau memberi kado seperti yang kulakukan di tahun kemarin. Tidak perlu. Aku yakin dia juga tidak butuh ucapan selamat ataupun kado dariku.

Bukankah aku bukan siapa – siapa baginya?

Aku tidak penting, jadi aku tidak perlu berusaha mementingkan diri di hadapannya.

                Meski jujur saja, aku masih sering mengingat dia setiap hari. Bahkan juga hari ini. Entahlah.. aku selalu bilang kalau aku sudah sembuh dari sakit itu.

Nyatanya? Tetap saja aku tidak kuat setiap kali tanpa sengaja berpapasan dengannya. Ada rasa sedih yang langsung menyelubungi hatiku. Aneh.

                Aku tahu, dia tidak perlu tahu seberapa sering aku memikirkannya. Aku hanya butuh dia tahu bahwa aku tidak lagi membutuhkannya, bahwa dia tidak bisa semena – mena lagi terhadapku, bahwa aku tidak perlu lagi jadi Kakaknya yang paling keren, bahwa tentu saja aku bisa bertahan sekalipun tanpa dia.

                Hari ini usianya dua puluh tahun. Hmm..aku hanya berdoa kepada Tuhan, semoga dia mendapatkan segala yang terbaik. Semoga dia tidak terus – terusan mencari alasan untuk malas kuliah, Semoga dia tidak merindukanku ( hahaha! Lucu sekali! ),
Semoga dia bisa memilih jaket yang lebih keren ( selera pakaiannya buruk ).

Semoga suatu hari dia mendapatkan jodoh terbaik.

Dan kuharap jodoh terbaiknya bukan gadis itu ( aku jahat sekali! Hahaha)

Selamat Ulang Tahun ya! Maaf tidak bisa memberimu kado. Padahal aku sangat tertarik untuk mencarikan kemeja baru,

Kalau saja hubungan kita masih sebaik dulu. Dan..kalau saja kamu tidak bersama gadis itu.

Aku tentu akan sukarela melakukan semuanya, tanpa beban perasaan.

Yah.. kuharap ini takdir terbaik.
Selamat bersenang – senang! Tuhan menyertaimu! :D




Tidak ada komentar:

Posting Komentar