Mungkin Tuhan sedang mengajakku bercanda.
Dibiarkannya harapan mencekik leherku,
Sampai sesak; sekian waktu disita skripsi yang memburu.
Sedang dosenku entah dimana rimbanya.
Katanya hari ini pulang, tapi tak ada. Tak tampak batang
hidungnya.
Pun Emak sudah minta aku pulang. Dia bilang: untuk menjernihkan
pikiran.
Tapi, aku malu. Sebab pulang berarti gagal. Bak menyulam,
terhenti sebab habis benang.
Tapi, uang sakuku meranggas.
Dan, lebaran akan segera datang.
Haruskah aku,
Pulang?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar