Dalam hidup, kita selalu dihadapkan pada banyak masalah. Masalah apa saja,
kapan saja, dimana saja.
Masalah kami di kosan ini pun banyak banget.
Contohnya:
1. Sudah hampir satu tahun saluran air di kamar mandi itu mampet. Ibu kosan
gak pernah mau tahu dengan segala keluhan kami.
2. Dari awal masuk kosan, kusen - kusen di kosan ini sudah banyak yang
bolong yang menyebabkan kecoak - kecoak tumbuh subur di dalam sana.
Karena aku fobia kecoak, aku pun berinisiatif untuk menutup lubang - lubang
kusen dengan menggunakan lakban (plester hitam besar). Syukurlah, masalah
kecoak lumayan bisa diselesaikan.
3. Kalau hujan deras, kosan kami banjir. Air hujan merembes masuk melalui
lubang angin di kamar sebelah. Tapi kami tetap berusaha bersabar, mengingat
kontrak kosan ini baru akan habis di bulan November nanti.
Terakhir, masalah ini yang paling menyebalkan;
4. Mesin air dikosan ini rusak. Akibatnya ; kami harus mengangkut air
secara manual dari sumur di belakang rumah.
Miris banget kan? pernah gak sih kalian menemukan anak kosan yang begitu
gigih seperti kami?
Setiap pagi dan sore hari, kami punya jadwal tetap untuk mengangkut air sebelum mencuci, juga mandi.
Sebenarnya capek, tiap hari ngangkut air. Rasa-rasaya hidup kok yo ngenes
banget...
Tapi lagi-lagi, karena gak ada pilihan lain,... aku harus belajar tabah.
Belajar menerima keadaan ini. Aku kan gak mungkin minta uang Orangtua
supaya bisa pindah kosan. Manja banget kan...
Mau ganti mesin air juga gak mungkin kan, gak ada duit. Dan Ibu kos lagi -
lagi gak pernah mau tahu dengan segala penderitaan kami. (merana ohh meranaaa)
:(
Sering sih.. ketika pulang kuliah dan capek, rasanya berat untuk ngangkut
air.. rasanya kesel, rasanya bete.
Tapi mau gimana lagi? kami kan bukan mahasiswi-mahasiswi yang terlanjur
cantik sampai - sampai semua bujang di komplek ini mau dan mampu bantuin kami
ngangkut air. Fiuhh...
Mau numpang mandi di kosan temen tiap hari pun rasanya gak mungkin.
Kesannya jadi kayak nyusahin banget kan.
Akhirnya, aku cuma bisa berusaha tabah. Menjalani bulan - bulan sebelum
sidang akhir dan wisuda dengan hati yang di lapang-lapangkan.
*Beritanya: Senin lalu, Adek nginep di kosan temennya. Dia bilang, bosen
ngangkut air. Mau libur sehari aja.
Fiuh... hidup ini memang berat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar