Aku ingin berjalan jauh, Ayah.
Tidak untuk melupakan kalian,
hanya ingin menemukan lebih banyak hal yang mungkin bisa kusimpan untuk hari –
hari di depan.
Ayah, aku tak ingin pulang. Ingin
kurentangkan kedua tanganku dan memeluk jalan – jalan perjuangan.
Aku tak ingin pulang, jika disana
hanya kudapati kesenangan yang melenakan.
Aku ingin pergi, jauh. Mencari
jalan lain di bawah langit kita. Mencari kehidupan lain yang lebih memesona di
luar sana.
Bukan karena rumah kita tak
indah, Ayah.
Hanya saja, aku ingin pergi dari
sana. Aku bosan dengan kehidupan yang terlalu nyaman.
Aku ingin menemukan tempat lain, Aku
ingin tumbuh lebih baik, Ayah.
Bolehkah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar