Kurang
ngertilah..cuaca buruk akhir – akhir ini gara – gara global warming, atau
memang siklus alam.
Yang pasti..
untuk pertama kalinya saya jadi mabok laut.
Pas pulang
kerumah kemaren, saya dan adik naek transportasi laut.
Saya kira
isu teman – teman tentang gelombang besar itu Cuma buat nakut – nakutin aja.
Ternyata
emang bener.
Dua jam
perjalanan di kapal, saya belum merasakan apa – apa. Ya..Mungkin karena dua jam
tersebut masih di perairan sungai musi.
Satu jam
terakhir sebelum tiba di Tanjung kalian, barulah kapal terasa digoncang.
Saya berasa
naek odong – odong. Papan – papan petunjuk pelayaran dinding – dinding kapal, bergoyang
– goyang. Hampir lepas semuanya.
Pintu antara ruang VIP dengan eksekutif juga dibanting menggila oleh angin.
Air laut
bahkan sempat masuk kapal, padahal saat itu saya berada di lantai atas.Tak
terbayangkan bagaimana hebohnya penumpang di lantai bawah.
Saya bahkan sudah
membayangkan memakai pelampung dibawah kursi, lalu kapal tenggelam, dan saya
berusaha keluar dari kapal.ckckkck.. Kencangnya angin dan besarnya
gelombang membuat saya paranoid.
Tapi
Untunglah hal yang saya takutkan itu tidak terjadi.
Meski
setelah sampai di Tanjung kalian, perut saya masih mual dan kepala saya
pusing..
Tapi setidaknya
perjalanan menyebalkan itu sudah berakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar