Kepada perubahan,
Saya dengar disini,
Bahwa pemuda malam ini sedang nyala matanya, menatap penuh
dahaga pada film – film porno yang menggoda
Kepada perubahan,
Saya lihat lelaki di kosan depan, mengunci gadis lagi malam
tadi
Lalu disampaikan dalam retorika televisi,
Pemuda jadi korban tawuran SMA,
Pak presiden bicara tentang pertumbuhan ekonomi,
Gubernur bilang persiapan PON sudah jadi
Tapi dosen saya bilang Indonesia semrawut,
Pengembangan daerah hanya untuk gemilangnya penguasa,
Semua bicara strategi pemilu DKI, penegakan demokrasi,
pemberantasan korupsi, semua BASI!
Buat saya sendiri, Negeri makmur masih jadi mimpi
Ayah toh masih naik scoopy meski bertahun – tahun mengabdi
pada negeri
Menghidupi kami dengan gaji yang makin sexy, potong sana
potong sini
Buat saya sendiri,
Perubahan berarti..berbedanya rasa nasi
Dirantau atau dibumi sendiri, tak sama lagi.
( Ini puisi yang saya ikutkan dalam Lomba
Puisi: SUMPAH PEMUDA DAN CINTA INDONESIA dari Penerbit Writing-Revolution.. menang gak menang yang penting ikut! hahaha)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar