Ketika seseorang memilih pergi, kita tidak pernah tau
tentang apa yang menjadi alasan kepergiannya.
Yang kita bisa cuma menduga.
Pengharapan selalu
bicara ‘Dia pergi untuk kembali lagi.. mungkin dia cuma takut, kalau bersama
saat ini hanya akan menyakiti.. Tunggu saja waktu yang tepat, dia akan datang
lagi ... suatu hari’.
Hanya saja pada saat yang sama, logika tidak pernah menjadi
bodoh..
‘Dia pergi sebab telah bosan, mungkin juga telah menemukan
rumah lain yang lebih nyaman’.
Lagi – lagi.. semua cuma dugaan. Tidak ada yang pasti
benar,.
Hanya yang pergi, yang tahu.
Tapi bahkan, dia pun telah pergi bersama sebuah jawaban,
tentang kepergiannya.
Lalu kita Bisa apa? J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar