Sabtu, 03 September 2011

"Sudah ku Kumpulkan Para Mozaik itu..."

Ingat,tentang kau dan mozaik itu??

Ini tentang aku,kepada kau...lewat potongan syair-syair..yang ku kumpulkan kemudian..

Kepadamu.

"Jalan-jalan saling bersilang, menembus hatimu, menderu suara di hatiku, terseret gelombang waktu, kini membayang dalam genangan airmata..
Ketika semua menjadi jauh, 
Seperti sebuah jarak.." (Mengenang Bandung dari Jauh : Kurnia effendi)


 Mengenangmu dari jauh..

Kupanggil namamu.
Kupanggil namamu.
 (Kupanggil Namamu :W.S Rendra)



Memanggilmu.

Aku akan tidur
di tepi kolam
di bawah pohon liu
yang rindang.
Aku payah oleh dosa. (Moranbong,Pyongyang :W.S Rendra)



Aku menyesali kepergianmu,kelalaianku.

Kupilih kau dari yang banyak, tapi
sebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaring.
Aku pernah ingin benar padamu, (Pemberian Tahu:Chairil Anwar)


Tak lagi aku perlu dusta,aku ingin kau,itu saja.
"kita masih bersidekap, rindu tua mengaliri darah keruh
yang mengalir lewat erangan dan teriakan tersangkut pejammata,
lalu dengus kecil - aku mengusap keringat di lehermu.

kubawa sekeranjang cinta yang kusut seperti daundaun tua yang layu."
(Sebuah radio,kumatikan :Dorothea rosa herliany)
Untukmu..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar