Kamis, 12 Juli 2012

Luka Kecil


Agaknya  saya sempat merasa kehilangan. Entah perasaan seperti apa itu, tapi rasanya tidak enak sekali. Saya merasa bahwa  ada hal yang telah diambil dari hati saya. 

Mungkin benar  yang oleh sebagian orang bilang bahwa ini semua hanyalah tentang meninggalkan dan ditinggalkan. Entah hari ini, besok, atau lusa. Kita semua akan saling meninggalkan, oleh karena takdir, atau karna kita yang sudah tidak mampu lagi untuk saling menemani.

Tapi segala hal yang telah pergi, tentu akan digantikan lagi. Oleh seseorang yang baru, oleh takdir yang baru, dan tentang cerita hidup yang baru. Sebab nyatanya bukan hidup yang menghidupkan kita, tapi kita yang menghidupkan hidup. Dengan segala yang bisa kita lakukan sebelum akhir penutupan.

Seperti beberapa kali, seseorang hadir dalam hati saya. Membuat saya bahagia, tapi tidak jarang kemudian membuat saya menangis. Saya menangis karena orang itu terlalu saya inginkan untuk tetap ada bersama saya, saya menangis karena saya akan terlalu bahagia jika saya bisa bersamanya.

Namun kemudian tidak ada satu pun yang bisa bertahan lama bersama saya. Kami berpisah, lalu saya kesepian dan terluka. Saya pun bersedih tentang ketidakbahagiaan yang saya alami. Tentang luka berpisah yang terasa begitu sakit. Namun luka itulah yang kemudian membuat saya mengerti bahwa ; inilah hidup. 

Beginilah hidup. 

Dan luka itu biasa, hanya luka kecil saja.
 Saya tidak akan mati karenanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar