Saya mengalami kebimbangan yang selalu saja terjadi mengenai hal ini.
Adalah hal yang agak memberatkan bagi saya dalam sistem sosialisasi di Indonesia ,dimana ketika kita bertemu orang yang kita kenal,atau setidaknya 'tau' dengan orang tersebut,maka kita wajib memberi senyum,ketika bertemu.
Yang menjadi masalah bagi saya kemudian adalah..
Saya suka bimbang.
Antara mau memberi senyum atau tidak.Kalo memberi senyum,malah takut senyumnya dicuekin.
Tapi kalo gak senyum,malah bakal muncul gosip gak sedap di lingkungan tentang kita,
ibarat tai ngapung-ngapung disungai.Gak bakal bagus.
Maka kemudian akhirnya saya memutuskan untuk senyum setengah hati.Kadang kalo sama temen yang emang welcome sih.saya senyum manis..
Cuman ada kalanya ketika kita bertemu dengan type orang-orang yang yang gak terlalu welcome,tapi kadang suka protes kalo orang gak ramah kalo ketemu.Ini yang ribet..
Maka senyum yang tercipta kemudian adalah senyum hambar.
Sepanjang sejarah perjalanan saya satu tahun terakhir ini,saya seperti kehilangan rasa keramah tamahan kepada orang lain.
Karna iklim ini,yang kemudian memaksa saya untuk tidak terlalu gimana gitu sama orang-orang.
Ya udahlah.Sekarang saya gak mau terlalu ngeributin masalah senyum yang apakah bakal disenyumin balik atau tidak.
Hanya saja saya tau,saya harus bisa lebih care,ketimbang dari sekedar senyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar